Walikota Bandung akan Desain Alun-alun Kota Jonggol
Walikota Bandung Ridwan Kamil bersilahturrahmi dengan Camat Jonggol Beben Suhendar, Ridwan Kamil berjanji akan membuatkan desain Alun-alun Kota Jonggol

Walikota Bandung akan Desain Alun-alun Kota Jonggol

Jonggol (RJ) – Walikota Bandung Ridwan Kamil berjanji akan membuatkan desain Alun-alun Kecamatan Jonggol agar Jonggol menjadi Smart City seperti Kota Bandung. Hal itu disampaikan Kang Emil, sapaan akrabnya, saat bersilahturahmi dengan Camat Jonggol Beben Suhendar.

“Impian memiliki alun-alun Jonggol sebagai area pusat berbagai macam kegiatan publik yang setara dengan alun-alun di beberapa kota besar tampaknya bukan sekadar angan-angan. Ini adalah salah satu dari 30 Inovasi Camat Jonggol, yaitu tertatanya alun-alun,” kata Beben, Minggu (26/2/2017).

Kehadiran Ridwan Kamil di Jonggol selain bersilahturahmi dengan Beben Suhendar, Camat Jonggol, juga menghadiri pelantikan Tim Pemenangan Ade Yasin di enam kecamatan di Bogor Timur sebagai calon Bupati Bogor dalam Pilkada serentak 2018 mendatang.

“Kehadiran Walikota Bandung, Ridwan Kamil, atau yang akrab disapa Kang Emil, adalah dalam rangka kunjungan silaturahmi ke Jonggol. Kabar gembiranya beliau berjanji akan membuatkan desain Alun-alun Jonggol. Keren pokoknya,” katanya.

Alun-alun Jonggol nantinya akan terintegrasi dengan Masjid Besar di Kecamatan Jonggol. Alun-alun juga akan menjadi tempat interaksi antar warga, sehingga semua warga dapat memanfaatkan untuk kegiatan positif.

“Setelah desain yang dibuat Kang Emil selesai, kita akan mengajukan penataan alun-alun tersebut ke Pemerintah Kabupaten Bogor. Harapan kita penataan dapat cepat terealisasi,” kata Camat Jonggol ini.

Ridwan Kamil adalah almunus arsitektur Institut Teknologi Bandung (ITB). Berbagai karya fenomenalnya tersebar di dalam dan luar negeri. Di dalam negeri antara lain Universitas Tarumanegara, Kota Jababeka Cikarang, Kuningan City Jakarta, Masjid Al Irsyad Kota Baru Parahyangan, Museum Tsunami Aceh, Harris Hotel Bogor dan Masjid Al Azhar Sumarecon Bekasi.

Sedangkan di luar negeri antara lain ,  Marina Bay Waterfront Master Plan Singapura, Ras Al Kaimah Waterfront Master Plan Uni Emirat Arab,  Suzhou Retail Waterfront Masterplan China,  Grand Tourism Community Club House Calcutta dan Masjid Beijing Islamic Centre.

Sementara Beben Suhendar, sejak ditugaskan menjadi Camat Jonggol tahun lalu, yang merupakan putra asli Jonggol ini mencetuskan 30 inovasi untuk membenahi Jonggol lebih baik dari sekarang, diantaranya penataan Alun-alun Jonggol. Untuk memuwujudkan visi 30 inovasi tersebut, Beben Suhendar dibantu oleh anak muda yang tergabung dalam Jonggol Cendekia.

Seperti diketahui, selama ini keberadaan alun-alun Jonggol yang selama ini tidak tersentuh pembangunanan. Rencananya, pemerintah Kecamatan Jonggol akan menjadikan alun-alun tersebut sebagai ikon kecamatan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai melakukan penataan Kota Jonggol. Pada November 2016 lalu, telah dilakukan ekspos penataan Kota Jonggol kedepan oleh Camat Jonggol Beben Suhendar.

Eskpose dilaksanakan di Kantor Bappeda, dihadiri Camat Jonggol Beben Suhendar dan Kepala Desa (Kades) se-Jonggol. Sementara dari Pemkab Bogor, hadir unsur Bappeda, Dinas Tata Ruang dan Pertanahan, Dinas Tata Bangunan, Bagian Pemerintahan Umum serta Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor.

Nama besar Jonggol sudah saatnya dimunculkan. Jaman penjajah sudah ada yang namanya Jonggol karena beberpa titik menjadi markas perlawanan rakyat. Bahkan, zaman Orde Baru-pun sudah diwacanakan menjadi pusat pemerintahan RI. Sehingga tidak ada pilihan lain, Jonggol harus ditata agar setara dengan kota lain di Jawa Barat (Jabar). [A1]

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: