Update Terakhir, 102 Orang Meninggal Akibat Gempa Aceh
Kepala Pusat Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho

Update Terakhir, 102 Orang Meninggal Akibat Gempa Aceh

Jakarta (RJ) – Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, hingga saat korban meninggal akibat gempa 6,5 skala richter di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, mencapai 102 jiwa.

“Update terakhir, 102 orang meninggal dunia, satu orang hilang, dan 136 luka berat, serta 116 korban luka ringan,” jelasnya saat konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Sutopo memprediksi, korban jiwa akan terus meningkat, karena belum seluruh korban yang tertimbun reruntuhan, dicari di titik bangunan yang roboh. Tim gabungan TNI, Polri, Tagana, BNPB, BPBD masih memfokuskan untuk mencari korban yang tertimbun di reruntuhan bangunan.

“Saat ini petugas terus berupaya melakukan mencari korban karena diperkirakan masih ada korban dibalik reruntuhan,” katanya.

Upaya pencarian korban akan dilakukan selama 24 jam, namun hal tersebut dilakuka sesuai kondisi lapangan. “Karena kemarin disana sempat hujan, maka kami tidak sembarangan untuk mengevakusi, perlu perlakuan khusus dalam menangani korban yang tertimpa banguan, team sudah memiliki SOP untuk evakusi korban,” katanya.

Untuk terus mencari dan mengevakuasi korban, BNPB juga telah menerjunkan tim ahli yang teruji dan profesional dalam melakukan operasi pencarian korban.

“BNPB juga menurunkan Collapse Building yang profesional, terlatih, dan memang memiliki pengalaman. Sehingga kita menggunakan peralatan life detector untuk melakukan pencarian,” ungkap Sutopo.

Sutopo menambahkan, dampak gempa mengakibatkan 105 unit ruko lagi mengalami rusak ringan. Rumah yang rusak tercatat 429 unit, bahkan 348 rumah mengalami rusak berat hingga roboh, sedangkan 14 Masjid rusak berat. [A1]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: