Seorang Gadis Tewas Diterkam Hiu Saat Berselancar Bersama Ayahnya
Ilustrasi ikan hiu

Seorang Gadis Tewas Diterkam Hiu Saat Berselancar Bersama Ayahnya

Australia Barat (RJ) – Seorang gadis berusia 17 tahun yang sedang asyik berselancar besama ayahnya di lepas pantai Esperance, Australia Barat tewas setelah diterkam ikan hiu.

Gadis malang tersebut kehilangan kakinya akibat diserang hiu ganas tersebut. Ia sempat mendapat pertolongan darurat oleh paramedis di Bandy Creek, tak jauh dari Wylie Bay Beach.

Ketika dibawa ke rumah sakit Esperance pada Senin (17/4/2017) sore, gadis tersebut sudah berada dalam kondisi kritis dan akhirnya dia pun menghebuskan napas terakhirnya di sana.

Polisi Esperance menyampaikan turut berduka cita mereka dalam sebuah kicauan di Twitter resmi kepolisian tersebut. “Keadaannya sangat mengenaskan,” kicau polisi seperti dilaporkan The Independent.

“Turut berdukacita [sic] dari semua orang [sic] @EsperancePol kepada keluarga dan sahabat-sahabat korban dari serangan hiu hari ini,” demikian kicauan Polisi Esperance.

Menurut polisi Esperance, Wylie Bay Beach telah ditutup sampai pemberitahuan lebih lanjut dan orang-orang telah disarankan agar segera meninggalkan pantai tersebut selama 48 jam.

Harian Esperance Express melaporkan, Departemen Perikanan mulai melakukan patroli pantai dan peraiaran pesisir sejak Selasa (18/4/2017) pagi.

The West Australian melaporkan, remaja malang tersebut telah berselancar di Kelp Beds, tempat yang populer di wilayah itu, yang terletak tiga kilometer sebelah timur dari Wylie Bay Beach.

Hiu putih dewasa sering memperlihat diri mereka di sepanjang perairan dangkal tak jauh dari garis pantai.

Dalam beberapa dekade terakhir, Australia telah mengalami rata-rata kurang dari dua serangan hiu yang mematikan per tahun.

Sean Pollard, seorang peselancar, diserang di Wylie Bay pada tahun 2014, dan ia kehilangan tangan kanannya dan lengan kirinya.

Pada Juni 2016, Doreen Collyer (60) tewas setelah diserang oleh ikan hiu besar ketika dia menyelam dalam jarak satu kilometer di lepas pantai Perth. [A1]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: