Sekda Kabupaten Bogor Buka Musrenbang RKPD
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Adang Saptandar saat menyampaikan dalam Musrembang RKPD tahun 2018

Sekda Kabupaten Bogor Buka Musrenbang RKPD

Cibinong (RJ) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Adang Suptandar membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Bogor tahun 2018.

Musrembang RKPD ini sebagai lanjutan dari pelaksanaan Forum Gabungan Perangkat Daerah pada 22-23 Februari 2017 lalu, terkait data sebaran usulan prioritas kecamatan berdasarkan bidang urusan, prioritas pembangunan serta target penuntasan 25 penciri termaju Kabupaten Bogor. Musrenbang RKPD bertempat di Gedung Tegar Beriman, Cibinong pada Rabu (1/3/2017).

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Adang Suptandar menyampaikan bahwa fokus acara Musrenbang RKPD Kabupaten di hari pertama ini melakukan penajaman usulan program dan kegiatan, terutama dari peserta Musrenbang non Kecamatan. Namun Demikian, Kecamatan tetap diberi kesempatan untuk melakukan verifikasi terakhir usulan hasil Musrenbang.

“Saya membuka kesempatan seluas luasnya kepada seluruh peserta untuk memberikan masukan dan usulan dengan disertai bukti yang berdasar, agar seluruh perangkat daerah teknis dapat menindaklanjuti dan menelusuri usulan tersebut dengan baik,” ungkapnya.

Adang juga menambahkan kepada perangkat daerah untuk menyaring seluruh usulan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing masing serta tetap memperhatikan kewenangan. Jika usulan yang disampaikan menjadi kewenangan Pusat, Provinsi maupun Desa untuk diarahkan kepada usulan yang bersumber dana Non APBD Kabupaten Bogor.

“Setiap usulan yang bukan kewenangan Kabupaten Bogor wajib dilengkapi dengan proposal pengusul untuk memudahkan pengecekan dan penelitian lanjutan oleh perangkat daerah terkait,” tambahnya.

Ia juga tak lupa untuk mengingatkan seluruh peserta, bahwa seluruh usulan akan diurutkan berdasarkan prioritas yang mendukung secara langsung pencapaian target 25 penciri termaju serta prioritas dan tema pembangunan tahun 2018, karena kondisi keuangan daerah yang terbatas menuntut kita semua harus realistis untuk melaksankan kewenangan daerah. [A5]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: