PT Multi Kreasi Mandiri Ditunjuk Lakukan Kajian Potensi Bogor Timur
DOB Kabupaten Bogor Timur terdiri dari tujuh kecamatan, Kecamatan Jonggol, Cielungsi, Gunungputri, Klapanunggal, Cariu, Tanjungsari dan Sukamakmur

PT Multi Kreasi Mandiri Ditunjuk Lakukan Kajian Potensi Bogor Timur

Cibinong (RJ) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menunjuk PT Multi Kreasi Mandiri sebagai konsultan yang melakukan kajian mengenai potensi Bogor Timur (Botim), yang terdiri dari tujuh kecamatan.

Kajian terhadap potensi Botim ini guna mengenai layak atau tidaknya Botim menjadi daerah otonom baru (DOB) terpisah dari Kabupaten Bogor selaku kabupaten induknya.

Penunjukkan PT Multi Kreasi Mandiri sebagai konsultasi yang melakukan kajian terhadap potensi tersebut terungkap dalam Rapat Pendahuluan Kajian Potensi Bogor Timur di Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Pemkab Bogor pada Kamis (18/5/2017).

Rapat yang dipimpin Kepala Bappedalitbang Syarifah Sofiah di Ruang Rapat A Bappedalitbang, Cibinong, Bogor itu dihadiri tujuh camat di Botim, para SKPD dan PT Multi Kreasi Mandiri selaku konsultan.

“Kemarin rapat dimulainya kajian potensi kajian potensi wilayah Bogor Timur di ruang rapat Bappedalitbang. Dihadiri oleh konsultan pemenang lelang PT Multi Kreasi Mandiri, SKPD \, camat se wilayah Bogor Timur,” kata Beben Suhendar, Camat Jonggol yang hadiri dalam rapat itu, Jumat (19/5/2017).

Menurut Beben, kajian terhadap potensi Botim sudah berjalan selama sepekan lalu. Kajian berlangsung selama dua bulan telah dimulai pada Kamis, 11 Mei 2017 lalu dan akan berakhir pada Rabu, 12 Juli 2017 mendatang.

Tim kajian dari PT Multi Kreasi Mandiri dipimpin oleh Dr Rosyidin yang bertugas menyiapkan data potensi Bogor Timur, yang nantinya sebagai bahan Bupati Bogor Nurhayanti tentang layak atau tidaknya Botim Timur menjadi DOB.

“Mereka akan bekerja selama selama dua bulan mulai 11 Mei samopai dengan 12 Juli 2017 untuk menyiapkan data potensi Bogor Timur sebagai bahan keputusan Bupati tentang layak atau tidaknya Bogor Timur jadi DOB,” katanya.

Beben sendiri mengaku tidak mengetahui penunjukkan PT Multi Kreasi Mandiri sebagai konsultan potensi Bogor Timur yang melakukan kajian mengenai kelayakan sebagai DOB. Penujukkan PT Multi Kreasi Mandiri merupakan kewenangan dari Bappedalibang yang telah ditunjuk Bupati Bogor Nurhayanti untuk menfasilitasi kajian setelah usulan pembentukan Kabupaten Botim disetujui di Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

“Konsultan pemenang lelang PT Multi Kreasi Mandiri, itu yang lelang selaku kuasa pengguna anggaran adalah Bappedalitbang,” katanya.

Presedium Botim, kata Beben, sebenarnya menginginkan agar kajian dilakukan oleh dua lembaga pendidikan atau perguruan tinggi ternama, yakni Universitas Indonesia datau Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Namun, dengan telah ditunjuknnya PT Multi Kreasi Mandiri sebagai konsultan potensi Bogor Timur diharapkan dapat memberikan rekomendasi layak kepada Bupati Bogor agar Bogor Timur menjadi daerah otonom baru.

Rapat pendahuluan membahas laporan kajian potensi Bogor Timur itu, selain dihadiri Camat Jonggol Beben Suhendar juga dihadiri Camat Cileungsi, Camat Cariu, Camat Tanjungsari, Camat Sukamakmur, Camat Klapanunggal dan Camat Gunungputri.

Sementara dari SKPD yang hadir antara lain Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Perhubungan dan lain-lain.

Rapat juga dihadiri Asisten Pemerintahan, Inspektorat, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan pada Setda, Kepala Bagian Perekonomian pada Setda dan Sekretaris Bappedalitbang. [A1]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: