Positif Covid-19 Tembus 11.192 Kasus, Ada Tambahan 349 Orang
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto (Foto: BNPB)

Positif Covid-19 Tembus 11.192 Kasus, Ada Tambahan 349 Orang

Jakarta (RJ) – Juru Bicara Pemerintah Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto menyampaikan data kasus penderita covid-19 terkini hingga siang hari ini. Ia mengatakan, kasus positif tercatat bertambah sebanyak 349 orang sehingga total kasus terkini menjadi 11.192 orang.

Sedangkan kasus pasien yang sembuh bertambah sebanyak 211 orang. Total pasien sembuh pun mencapai 1.876 orang.

“Kasus konfirmasi positif covid yang meninggal bertambah 14 orang sehingga menjadi 845 orang,” kata Yurianto saat konferensi pers, MInggu (3/5/2020).

Sementara itu, kasus ODP yang dipantau mencapai 236.369 orang dan kasus PDP sebanyak 23.130 orang. Yurianto menyebut jumlah spesimen yang telah diperiksa dengan menggunakan metode real time PCR telah mencapai 112.965 spesimen dari 83.012 orang.

“Sudah 326 kabupaten yang terdampak di 34 provinsi,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Yuri juga mengucapkan terima kasih kepada para pakar dari berbagai perguruan tinggi yang melakukan kajian terkait virus Corona.

Menurutnya, perlu ada optimisme dari semua pihak. “Optimisme untuk meredakan COVID-19 di bulan Juni, Juli 2020 adalah tantangan kita bersama, karena kunci ada di kita semua, ada pada disiplin kita semua,” tegas Yuri.

Kedisiplinan
Dalam kesempatan itu, Achmad Yurianto mengatakan, pandemi corona hanya dapat dicegah secara bersama-sama dengan kedisiplinan yang kuat dan terus menerus.

Masyarakat pun harus mematuhi dan memahami untuk tetap beraktivitas di rumah sehingga pandemi ini segera berakhir.

“Covid hanya dapat dicegah dengan kedisiplinan yang kuat dan semangat gotong royong, yang harus dilakukan secara bersama-sama dan terus menerus. Tidak boleh terputus,” ujar Yurianto.

Selain itu, di tengah pandemi ini, masyarakat juga perlu meningkatkan kepedulian antarsesama. Masyarakat dapat saling membantu disertai dengan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat.

“Sikap gotong royong sangat dibutuhkan dalam kondisi seperti ini. Bilamana warga yang bergejala covid, harus saling membantu dan tidak mengucilkan. Bisa juga membantu tetangga kita dengan membeli produk yang dijualnya,” jelas dia.

Ia pun meminta agar masyarakat tak melakukan mudik sehingga tak tertular atau justru turut menularkan virus di kampung halaman. Sebab, kata dia, beberapa penderita Covid-19 diketahui tak memiliki gejala apapun.

Terkait kajian yang dilakukan para pakar dan perguruan tinggi mengenai berakhirnya masa pandemi, Yurianto pun menyampaikan apresiasi pemerintah.

Namun, ia mengatakan, kunci dari berakhirnya pandemi ini yakni ada di masyarakat.

“Optimisme untuk meredakan wabah covid di bulan Juni-Juli 2020 adalah tantangan kita bersama. Karena kuncinya ada di kita semua, ada di disiplin kita semua untuk tetap patuh di rumah, patuh tidak bepergian, patuh tidak mudik, patuh cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air mengalir, patuh terus menggunakan masker,” ujarnya.

Sebaran kasus positif di Indonesia:

  1. Aceh: 12 kasus positif
  2. Bali: 262 kasus positif
  3. Banten: 432 kasus positif
  4. Bangka Belitung: 20 kasus positif
  5. Bengkulu: 12 kasus positif
  6. DI Yogyakarta: 115 kasus positif
  7. DKI Jakarta: 4.463 kasus positif
  8. Jambi: 38 kasus positif
  9. Jawa Barat: 1.054 kasus positif
  10. Jawa Tengah: 776 kasus positif
  11. Jawa Timur: 1.117 kasus positif
  12. Kalimantan Barat: 70 Kasus positif
  13. Kalimantan Timur: 162 Kasus positif
  14. Kalimantan Tengah: 157 Kasus positif
  15. Kalimantan Selatan: 195 Kasus positif
  16. Kalimantan Utara: 122 Kasus positif
  17. Kepulauan Riau: 92 Kasus positif
  18. Nusa Tenggara Barat: 269 kasus positif
  19. Sumatera Selatan: 185 kasus positif
  20. Sumatera Barat: 195 kasus positif
  21. Sulawesi Utara: 45 kasus positif
  22. Sumatera Utara: 123 kasus positif
  23. Sulawesi Tenggara: 64 kasus positif
  24. Sulawesi Selatan: 601 kasus positif
  25. Sulawesi Tengah: 59 kasus positif
  26. Lampung: 50 kasus positif
  27. Riau: 53 kasus positif
  28. Maluku Utara: 50 kasus positif
  29. Maluku: 23 kasus positif
  30. Papua Barat: 43 kasus positif
  31. Papua: 240 kasus positif
  32. Sulawesi Barat: 44 kasus positif
  33. Nusa Tenggara Timur: 10 kasus positif
  34. Gorontalo: 15 kasus positif
    Dalam Proses Verifikasi di Lapangan: 24 kasus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: