Polri Buat Sistem Online untuk Pantau Pelanggaran Pilkada Serentak

Jakarta (RJ) – Badan Reserse dan Kriminal Markas Besar Kepolisian RI membuat sistem online untuk memantau terjadinya pelanggaran selama digelarnya pemilihan kepala daerah serentak tahun 2017 nanti. Dengan sistem ini semua jenis pelanggaran akan terpantau dan tercatat di Bareskrim.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Unit V Subdit Politik Dokumen Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskim Polri Ajun Komisaris Besar Suzana Dias di Wisma Bhayangkari, Jl Sanjaya Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (13/12/2016).

“Sampai dengan hari ini pihak Bareskrim sudah membuat sistem Online di seluruh Indonesia,” kata Suzan.

Sayang Suzan mengaku tidak membawa data soal jenis pelanggaran Pemilu yang sering terjadi saat ini. “Pelanggaran apa saja, sampai hari ini saya tidak membawa datanya,” tambah Suzan.

Sementara Ketua Badan Pengawas Pemilu Muhammad menyebut dari 101 daerah yang menggelar Pilkada serentak pada 2017, pelanggaran saat kampanye paling banyak terjadi di Jakarta. “Ya (paling banyak) di Jakarta,” kata Muhammad di tempat yang sama.

Muhammad mencontohkan Pilgub DKI Jakarta juga diwarnai aksi penghadangan kampanye terhadap salah satu pasangan calon. Peristiwa seperti ini tak terjadi di daerah lain.

“Daerah lain tidak ada laporan penghadangan kampanye. Karena itu adalah hak paslon untuk kampanye, tidak ada yang bisa menghalangi,” ungkap Muhammad. [A1]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: