Pemkab Bogor Gandeng Pengusaha se-Bogor Kenalkan SPSE
Peningkatan kualitas pengusaha di Bogor dengan SPSE

Pemkab Bogor Gandeng Pengusaha se-Bogor Kenalkan SPSE

Bogor (RJ) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor menggandeng ratusan pengusaha se-Kabupaten Bogor untuk meningkatkan kualitas kemampuan para pengusaha penyedia barang dan jasa guna menciptakan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE).

Hal itu agar dilakukan secara transparan untuk menciptakan pelayanan pengadaan barang dan jasa kepada masyarakat secara profesional dan cepat.

Kepala Bidang Layanan Komunikasi dan Informatika Diskominfo Kabupaten Bogor, Betty Sugiarti, Kamis (6/4/2017) mengatakan, saat ini Pemkab Bogor telah menerapkan sistem pengadaan secara elektronik versi 4.1.2.

Menurutnya, Hal itu dilakukan untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan terutama Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa kepada masyarakat. Karena semua proses lelang dilakukan secara elektronik melalui aplikasi.

Mulai dari pembuatan paket dengan aplikasi SIRUP yaitu pembuatan paket yang sudah terasosiasi dengan e–RUP, dokumen lelang dibuat secara elektronik melalui aplikasi SPSE, syarat penawaran sudah tersedia (terperinci) pada aplikasi.

“Standar Dokumen Pengadaan elektronik yaitu pemasukan/pembukaan dokumen penawaran, proses enkripsi (deskripsi file penawaran) dilakukan oleh system, penawaran dikirim dengan mengisi form atau upload dokumen melalui APENDO versi 4 dan harga penawaran peserta akan tampil otomatis di aplikasi,” kata Betty

Ia juga menjelaskan, pengambilan keputusan juga dilakukan secara elektronik menggunakan prinsip collective collegial dan koreksi aritmatik otomatis (pada proses evaluasi harga, koreksi aritmatik dilakukan secara otomatis oleh aplikasi), evaluasi kualifikasi sudah menggunakan Vendor Management System.

Aplikasi SPSE sudah menginformasikan secara terperinci hasil evaluasi. Termasuk e-Kontrak berkaitan dengan pembuatan dan manjemen pelaksanaan kontrak dapat dilakukan dengan menggunakan e-kontrak. Aplikasi e-kontrak: generate dokumen kontrak, dokumentasi pelaksanaan kontrak, berita acara digenerate melalui aplikasi.

“Ini sangat penting dan harus dipahami dan dikuasai oleh para penyedia barang dan jasa di Kabupaten Bogor. Melalui Bimtek ini kami berharap bisa memberikan pengetahuan seputar penggunaan aplikasi SPSE Versi 4.1.2 dari sisi kebijakan dan dasar hukum. Memberikan pemahaman kembali pentingnya menggunakan SPSE Versi 4.1.2, serta memberikan bimbingan teknis penggunaan SPSE versi 4 bagi semua pengguna LPSE di semua kab. Bogor,” tegasnya.

Sementara itu, Kasie Pengelola E-Government Diskominfo Kabupaten Bogor, Marjati menuturkan, pelatihan yang diberikan kepada para pengusaha jasa pengadaan barang dan jasa se-Kabupaten Bogor. Selain sosialisasi materi, juga dilakukan sesi praktik seperti cara mengoperasikan sistem tersebut, mengupgrate hingga instal aplikasi.

“Kami berharap kemampuan mereka bisa lebih meningkat, sehingga proses lelang terus berjalan dengan baik, transparan dan tentunya dapat memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat,” imbuhnya. [A5]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: