Nyeri Punggung Sembuh Berkat Gerakan Salat Lima Waktu
Ilustrasi salat lima waktu

Nyeri Punggung Sembuh Berkat Gerakan Salat Lima Waktu

Jakarta (RJ) – Ilmuwan buktikan, manfaat gerakan salat lima kali sehari dengan cara membungkuk, berlutut, bersujud ke arah kota suci Mekkah, mampu mengurangi nyeri punggung bagian bawah atau sekitar pinggang.

Menurut penelitian dari Binghamton University dan State University of New York, gerakan fisik yang dilakukan umat Islam sangat bermanfaat bagi kesehatan jika dilakukan secara teratur dan benar.

Mohammad Khasawneh mengatakan, gerakan shalat dianggap sangat mirip dengan yoga atau latihan intervensi terapi fisik yang digunakan untuk mengobati nyeri punggung. Studi ergonomis dari gerakan tubuh selama mengerjakan shalat menggunakan pemodelan manusia digital.

Makalah ini dipublikasikan dalam International Journal of Industrial and Systems Engineering, dikerjakan oleh tiga orang alumni program doktor dari Binghamton University.

Gerakan Shalat Lima Waktu

Para ilmuwan memfokuskan penelitian secara khusus pada praktik doa Islam, gerakan serupa juga ditemukan dalam ritual doa Kristen dan Yahudi, gerakan yoga dan terapi fisik. Bagi penderita nyeri punggung, menjaga postur tubuh ketika shalat mungkin tidak dapat dilakukan secara sempurna.

Menurut tradisi dan praktek Islam, jika individu tidak dapat berdiri, mereka diizinkan untuk berdoa dengan cara duduk ataupun berbaring. Jika penderita mampu berdiri, mereka harus menjaga postur yang benar semaksimal mungkin.

Kesehatan fisik dipengaruhi oleh faktor sosial-ekonomi, gaya hidup dan agama. Selain itu, penelitian ini membuktikan bahwa ada hubungan yang kuat antara doa dan kewaspadaan tentang mempertahankan gaya hidup sehat secara fisik.

Doa dapat menghilangkan stres fisik dan kecemasan, sementara ada juga penelitian lain yang membuktikan ritual doa sebagai pengobatan klinis yang sangat efektif untuk penyembuhan disfungsi neuro-muskuloskeletal.

Para ilmuwan menganalisis statistik berdasarkan gerakan model manusia digital yang dihasilkan komputer. Pemodelan meliputi pria dan wanita sehat dari India, Asia, Amerika, dan model penderita nyeri punggung bawah.

Menurut ilmuwan, membungkuk merupakan proses yang paling stres pada punggung bawah. Tapi untuk individu dengan nyeri punggung bawah, menggunakan posisi lutut yang tepat dan sudut kembali tegak selama ritual shalat dapat mengurangi rasa sakit. Sudut ini didasarkan pada bentuk tubuh individu yang umumnya berbeda-beda.

Kompresi maksimum tercipta selama postur jauh lebih rendah merupakan batas aman, dan gerakan aman dianggap sebagai pengobatan klinis untuk nyeri punggung bawah. Hal ini disebabkan gerakan berbeda yang teratur pada tubuh manusia. Berdasarkan tingkat rasa sakit, kombinasi belakang dan sudut lutut dapat diidentifikasi.

Postur sujud meningkatkan elastisitas sendi, hal ini direkomendasikan untuk orang-orang yang menghabiskan lebih banyak waktu ketika melakukan postur berlutut/sujud. Menurut tim ilmuwan, menggunakan gerakan dan sudut yang salah dapat meningkatkan rasa sakit. Studi lebih lanjut masih diuji untuk individu cacat fisik, orang-orang dengan tipe tubuh yang lebih ekstrim, terutama wanita hamil. [A1]

Sumber: Viva.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: