MAKI Sediakan Dua Iphone 11 Bagi Pemberi Informasi Keberadaan Harun Masiku dan Nurhadi
Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI)

MAKI Sediakan Dua Iphone 11 Bagi Pemberi Informasi Keberadaan Harun Masiku dan Nurhadi

Jakarta (RJ) – Masyarakat Anti Korupsi (MAKI), akan memberikan hadiah bagi siapa saja yang bisa memberikan informasi tentang keberadaan Harun Masiku, politisi PDIP dan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Mereka berdua saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) KPK.

Keduanya merupakan tersangka Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dua kasus yang berbeda. Harun Masiku masiku menjadi tersangka penyuapan mantan Anggota KPU Wahyu Setiawan, sedangkan Nurhadi menjadi tersangka dalam kasus suap Rp 46 miliar di MA.

Jika informasi yang disampaikan tersebut dan kedua tersangka bisa di bekuk oleh pihak aparat penegak hukum, maka MAKI akan memberikan hadiah dua buah iPhone 11 bagi informan tersebut.

Politisi PDIP Harun Masiku,

“MAKI menyediakan 2 iPhone 11 bagi siapa saja yg bisa memberikan informasi terkait dua buron yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang DPO oleh KPK yakni Harun Masiku dan Nurhadi,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman dalam rilisnya, Minggu (16/03/20).

Menurut dia, hadiah iPhone 11 tersebut berlaku untuk siapa saja yang bisa memberikan informasi sampai kedua DPO tersebut tertangkap.

Dan tidak ada batas waktunya, jika ada informasi tersebut silahkan hubungi KPK atau pihak Kepolisian atau MAKI sendiri dengan Nomor Kontak 081218637589.

Nurhadi, mantan Sekretaris Mahkamah Agung

Saat di konfirmasi terkait Rillis tersebut, Koordinator MAKI, Boyamin Saiman membenarkan adanya sayembara tersebut. Bonyamin mengaku dia yang membuat supaya kedua DPO cepat tertangkap.

“Memang benar itu rillis yang kita kirimkan dan silahkan di buat menjadi berita, agar kedua DPO tersebut bisa di tangkap,” kata Koordinator MAKI ini.

Sebelum DPO Harun Masiku dan Nurhadi ini, MAKI pjuga ernah melakukan sayembara berhadiah Rp 10 juta untuk informasi keberadaan Setya Novanto pada tanggal 16 November 2017.

Berhubung informannya tidak bersedia menerima hadiah maka uang Rp. 10 juta telah diserahkan kepada Yayasan Yatim Piatu. [A1]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: