Labuan Baju Tak Perlu Promosi dari Leonardo di Caprio, Tapi Perlu Lima Hal Utama Ini
Heribertus Baben, Ketua Ikatan Keluarga Flobamorarosa Nusa Tenggara Timur (NTT)

Labuan Baju Tak Perlu Promosi dari Leonardo di Caprio, Tapi Perlu Lima Hal Utama Ini

Jakarta (RJ) – Wacana pemerintah melalui Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLF) yang mau mengendorse artis Hollywood, Leonardo diCaprio untuk mempromosikan Labuan Bajo kembali disorot oleh Heribertus Baben selaku Ketua Ikatan Keluarga Flobamorarosa Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut pria yang akrab disapa Heri ini, dalam kurun waktu dua atau tiga tahun ke depan promosi untuk Labuan Bajo tidak diperlukan, termasuk menyewa Leonardo diCaprio

“Jika ada kebijakan pemerintah melalui BOP Labuanbajo yang menekankan atau mengutamakan promosi saat ini sampai harus menyewa artis Holywood adalah cara berpikir dan cara kerja yang sangat salah yang tidak memahami apa yang sangat urgent yang dibutuhkan saat ini untuk pengembangan wisata di Labuan Bajo,” ujar Heri dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (23/11/2019).

Menurut Heri, ada 5 hal utama yang seharusnya diperhatikan saat ini untuk dikerjakan dan menjadi prioritas utama di Labuan bajo adalah pertama pengaturan tata ruang. Hal ini harus segera diselesaikan dan dibenahi sehingga bisa membantu para investor melihat peluang yang ada.

“Hal ini juga untuk mencegah kejadian aksi protes dari ketua DPRD Mabar Edi Endi atas pembangunan Marina Labuanbajo yang tidak memperhatikan garis sepadan pantai,” tegasnya.

Selanjutnya kata Heri, pembangunan infrastruktur yang mendukung untuk memudahkan wisatawan berkunjung ke tempat-tempat destinasi wisata misalnya airport, pelabuhan, jalan menuju lokasi wisata, pembenahan kapal-kapal wisata untuk memiliki standard keamanan yang baik, dan sarana lainnya.

“Pengelolahan pelabuhan Labuan Bajo yang masih berantakan antara pelabuhan wisata dan pelabuhan barang yang mana masih berada dalam satu tempat yang kadang membuat banyak kebingungan bagi wisatwan,” katanya.

Selain itu kata Heri, pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) kepada para pelaku wisata dan masyarakat umum .

Pelatihan SDM untuk bidang-bidang pariwisata dan usaha usaha terkait bidang wisata, keahlian bahasa, keahlian teknologi, keahlian Manajemen, dan keahlian keahlian lingkungan. Dengan begitu wisatawan akan terpuaskan.

Heri juga mendorong masyarakat dan lembaga-lembaga terkait untuk menyiapkan atraksi-atraksi wisata di berbagai wilayah di Labuan Bajo sehingga wisatawan tidak terpuaskan oleh keindahan alam yang dikunjung tetapi juga bisa menikmati budaya yang disajikan.

“Jika kelima hal tersebut di atas sudah dilaksanakan dan berhasil maka hal terakhir yang dilakukan adalah Promosi. Kita lakukan promosi besar-besaran yang terintegrasi untuk mendatangkan banyak wisatawan dan ekonomi kita akan naik cepat. Bukan promosi dulu baru kita benahi infrastruktur, benahi SDM, benahi tata ruang dan lain sebagainya. Itu cara kerja dan cara berpikir yang salah. Ibaratnya rumah masih berantakan lalu kita mengundang tamu untuk datang. Itu sesuatu yang konyol,” tukasnya. [A1]

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: