Ketua UMKM Jonggol Hadiri Talk Show “Wirausaha Naik Kelas”
Kepala Dinas Perindag Kabupaten Bogor Dace Supriadi (kiri), Ketua UMKM Jonggol Nurjanah (tengah),Kepala Dinas UKM dan Koperasi Kabupaten Bogor Roni Sukmana

Ketua UMKM Jonggol Hadiri Talk Show “Wirausaha Naik Kelas”

Cibinong (RJ) – Ketua Forum UMKM Jonggol Nurjanah menghadiri acara talk show “Wirausaha Naik Kelas” yang diselenggarakan Kabupaten Bogor Berdaya (KBB) dalam rangka pemberdayaan UMKM bertempat di Cibinong Square, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (31/1/2018).

Talk show ini dihadiri seluruh Forum UMKM se-Kabupaten Bogor dengan narasumber Direktur KBB Cucu Haris, Kepala Dinas Perindag Kabupaten Bogor Dace Supriadi, Kepala Dinas UKM dan Koperasi Kabupaten Bogor Roni Sukmana dana Abdullah Sihotang, Ketua TDA Bogor Raya 4.0.

Acara talk show “Wirausaha Naik Kelas” yang diselenggarakan Kabupaten Bogor Berdaya bertempat di Cibinong Square, Cibinong, Kabupaten Bogor

Direktur KBB Cucu Haris menjelaskan, KBB adalah gerakan pemberdayaan UMKM yang bertugas mengadakan kegiatan belajar bisnis gratis untuk para UMKM.

Program yang dilaksanakan adalah mentoring bisnis gratis untuk UMKM yang dilaksanakan rutin setiap pekan.

Menghadirkan para mentor untuk sedekah ilmu dengan harapan mampu untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para pelaku UMKM.

Kegiatan mentoring bisnis gratis ini di Kota Bogor sudah berjalan 10 pertemuan, sementara di Kabupaten Bogor kali ini sudah berjalan 3 pertemuan. Bertemu, Bertumbuh & Berbagi, itulah slogan dari Nusantara Berdaya. Setiap pekan UMKM berkumpul untuk belajar, belajar untuk bertumbuh, Bertumbuh untuk mampu berbagi

Gerakan pemberdayaan ini tidak hanya ada di Kabupaten Bogor, tapi juga ada di kota-kota lainnya dalam satu wadah gerakan Nusantara Berdaya.

“Nusantara Berdaya didirikan oleh Rendy Saputra dan Noor Rafita yang memulai kegiatannya pada 17 Juli 2017 di Kota Bogor yang diberi nama Bogor Berdaya,” kata Cucu.

KBB sendiri lahir 13 September 2017. Itu ditandai dengan adanya kegiatan belajar bisnis gratis setiap Rabu dengan dihadiri sekitar 100 pelaku UMKM setiap pekannya.

“Kabupaten Bogor Berdaya biasanya mengadakan kegiatan di aula Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Bogor. Jika peserta lebih dari 100 orang biasanya diadakan di gedung serbaguna 1 Pemda Bogor,” katanya.

Dinas UKM dan Koperasi Kabupaten Bogor, lanjutnya, mendukung penuh eksistensi Kabupaten Bogor Berdaya. Sebab, Dinas UKM dan Koperasi Kabupaten Bogor dan KBB sama-sama memiliki visi untuk pelaku UMKM untuk ‘naik kelas’.

Menurutnya, ilmu adalah modal penting dalam berwirausaha guna merubah mindset seorang wirausaha dari yang belum tahu menjadi tahu akan hal atau sesuatu yang dibutuhkan untuk melancarkan proses usahanya.

“KBB adalah gerakan pemberdayaan agar para UKM melek dan tersadar akan pentingnya ilmu bisnis atau ilmu wirausaha. Bahwa dalam berwirausaha tak hanya melulu butuh uang sebagai modal tapi ilmu adalah modal awal yang tak kalah pentingnya sebagai bekal perjalanan dan prosesnya usaha,” katanya.

Karena itu, talk show kali ini begitu spesial karena menghadirkan kepala Dinas Koperasi UMKM Kabupaten Bogor dan kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Kabupaten Bogor satu panggung bersama ketua TDA Bogor Raya dan direktur Kabupaten Bogor Berdaya.

Sebab, berdasarkam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, pemerintah berkewajiban untuk memberikan dukungan dalam peningkatan daya saing dan kemudahan akses pasar bagi produk UMKM.

Dia berharap, Kabupaten Bogor Berdaya bisa bersinergi dengan pemerintah maupun swasta untuk bersama-sama memajukan perekonomian dan memajukan para pelaku UMKM. Sehingga mampu berdaya di negeri sendiri sesuai dengan visi Nusantara Berdaya. [A2]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: