Kemenag Ajukan Bantuan Kantor untuk Pelayanan Haji kepada Pemkab Bogor
Tasyakuran Hari Amal Bakti ke-71 Kementrian Agama di Gedung Tegar beriman, Cibinong (18/1/2019).

Kemenag Ajukan Bantuan Kantor untuk Pelayanan Haji kepada Pemkab Bogor

Cibinong (RJ) – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bogor ajukan bantuan kantor kepada Pemerintah Daerah. Tujuannya untuk mengoptimalkan pelayanan haji tahun 2017 yang kuotanya bertambah menjadi sekitar 3000 jamaah haji.

Hal itu dikatakan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bogor, Dadang Ramdani pada acara tasyakuran hari amal bakti ke-71 Kementrian Agama di Gedung Tegar beriman, Cibinong (18/1/2019).

“Saat ini Alhamdulillah Kabupaten Bogor diberikan tambahan kuota jamaah haji sebanyak 3000 jamaah. Di satu sisi ini merupakan kepercayaan dan amanah dari pemerintah pusat. Di sisi lain kita harus lebih meningkatkan pelayanan haji untuk masyarakat Kabupaten Bogor. Permasalahannya adalah kantor yang kita gunakan saat ini dirasa tidak mempuni untuk melayani calon jamaah haji yang jumlahnya meningkat,” papar Dadang.

Dadang menambahkan, kantor yang ada saat ini tidak mungkin bias menampung masyarakat Kabupaten Bogor yang hendak mengurus kepergian hajinya. Mengingat lahan parker yang terbatas dan ruangan pelayanan yang tidak memadai. Bahkan untuk parkir masyarakat harus menggunakan badan jalan, dan tentunya akan mengganggu pengguna jalan yang lain.

“Oleh karenanya kami memohon kepada pemerintah daerah, agar memfasilitasi kami dalam bentuk bantuan kantor. Dengan harapan pelayanan haji akan lebih optimal dan masyarakat bisa lebih nyaman mengurus kepergian hajinya di kantor Kementrian Agama,” tambah Dadang.

Selain masalah tersebut, lanjut Dadang, melalui momentum acara tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) ini saya menyerukan kepada segenap keluarga besar Kemenag, untuk menjadikan ini salah satu wahana instrospeksi diri dan pencerahan jiwa melalui internalisasi dan aktualisai nilai-nilai keagamaan.

“Hal ini tentunya dalam rangka meningkatkan iman dan takwa kita menjadi umat yang pandai menysukuri nikmat kepada Allah SWT. Sehingga di usia yang ke-71 ini kita bisa menata kehidupan yang lebih baik. Khususnya dalam rangka mewujudkan keberhasilan pembangunan kehidupan beragama di Kabupaten Bogor,” tandas Dadang.

Menurut Dadang, semua pihak harus lebih peka mendeteksi aspirasi masyarakat, dan lebih sigap membereskan masalah, serta lebih cekatan memenuhi kubutuhan umat.
“Agar kita lebih meningkatkan pelayanan, karena kita adalah lembaga yang memiliki tanggung jawab lebih dari yang lain. Sebagaimana moto kita, yakni ingin lebih cepat melayani umat. Hal ini menegaskan bahwa kepentingan umat berada di atas kepentingan pribadi dan golongan,” katanya.

Menanggapi keinginan Kepala Kemenag Kabupaten Bogor, Bupati Bogor Nurhayant mengatakan, untuk pelayanan haji agar masyarakat lebih nyaman, pihaknya telah mengijinkan Kemenag menempati kantor di Setu Cikaret.
“Saya sudah mengizinkan mengisi kantor yang ada di dekat Setu Cikaret. Karena tahun ini ada sekitar 3000 calon jamaah haji yang akan dilayani, segeralah berbenah untuk mempersiapkan pelayanan haji kita. Jadi kedepan tidak ada persoalan yang tidak bisa kita hadapi,” kata Nurhayati.

Nurhayanti menambahkan, Kementrian Agama Kabupaten Bogor merupakan mitra Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor

“Kami, walaupun urusan agama itu belum bisa dilimpahkan ke daerah tingkat II. Saya anggap Kemenag sudah memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat Kabupaten Bogor. Saya juga menghimbau, acara tasyakuran ini dijadikan momentum penting untuk menjaga diri kita terjaga dari sifat takabur. Kemudian juga diharapkan mampu mendorong seluruh keluarga besar kementrian agama untuk bermuhasabah, sebagaimana yang disampaikan menteri agama kita,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: