Kecelakaan Maut 12 Kendaraan di Puncak, Empat Tewas
Kecelakaan maut di Puncak yang melibatkan 12 kendaraan, yang mengalami tabrakan beruntun

Kecelakaan Maut 12 Kendaraan di Puncak, Empat Tewas

Bogor (RJ) – Tabrakan beruntun melibatkan 12 kendaraan terjadi di Jalan Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Gadog, Kecamatan Megamedung, Kabupaten Bogor, Sabtu (22/4/2017) petang.

Sebanyak empat korban tewas, tiga luka berat dan tiga luka ringan. Baik korban tewas maupun luka dibawa ke RSUD Ciawi Bogor dan RSPG Cisarua.

Tabrakan terjadi saat kondisi arus lalu lintas sedang satu arah ke Jakarta. Diduga penyebab tabrakan beruntun diduga karena jalan licin dan menurun, serta rem blong salah satu kendaraan yang terlibat kendaraan. Kendaraan yang terlibat tabrakan beruntun di antaranyan bus pariwisata, sepeda motor, dan beberapa mobil pribadi.

Sopir bus HS Transport Bambang Hernowo (51) ditetapkan polisi sebagai tersangka kecelakaan maut di Puncak, Jawa Barat tersebut. Polisi saat ini telah menahan Bambang untuk menjalani pemeriksaan.

“Sudah kita tetapkan tersangka. Dia dibawa ke Subnit Laka Ciawi,” ujar Kanit Laka Polres Bogor Iptu Asep Saepudin, Minggu (23/4/2017) dini hari.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Hasby Ristama menambahkan, sopir diketahui tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) serta tidak membawa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).”Kita sudah periksa, sopir ternyata tidak memiliki SIM dan tidak membawa STNK,” ujar Hasby.

Kecelakaan maut tersebut terjadi di Jalan Raya Puncak, tepatnya di Tanjakan Selarong Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu (22/4/2017) sekitar pukul 17.30 WIB.

Bus pariwisata dengan nomor polisi AG 7050 UR yang dikendarai Bambang Hernowo diduga mengalami rem blong saat melaju dari arah Puncak menuju Jakarta. Saat di Tanjakan Selarong, bus oleng ke jalur kanan dan tidak terkendali hingga menabrak kendaraan yang ada di depannya. Ada 12 kendaraan yang ditabrak bus itu.

Akibat kecelakaan maut antara bus dengan 12 kendaraan, 4 orang meninggal dunia. Sementara 3 orang lainnya mengalami luka berat dan 3 korban luka ringan. Para korban dilarikan ke RSUD Ciawi dan RSPG Cisarua.

Berikut data 4 korban meninggal akibat kecelakaan beruntun di Puncak:

1. Oktariansyah Purnama Putra (26 tahun)
Alamat: Jl Rawas VIII No 534, RT 10 RW 2 Lebung Gajar, Sematang Sorang, Palembang, Sumsel

2. Zaenuddin (40 tahun)
Alamat: Babakan Lebak, RT 2/6 Sinargalih Bogor, Jawa Barat

3. Dadang (45 tahun), Kepala Desa Citeko
Alamat: Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor

4. Diana Simatupang (24 tahun), karyawan swasta
Alamat: Griya Cisauk Serpong RI 01/08, Blok AB No. 1 Kel. Suradita Kecamatan Cisauk, Tangerang
Berikut data korban luka berat:

1. Penumpang sepeda motor Vixion

2. Aris Ris Beni (16), pelajar.
Alamat: Tangerang.

3. Saiful Bahri (33), karyawan swasta.
Alamat: Jalan Menteng Atas Selatan 2, Jakarta Selatan.

Berikut data korban luka ringan:

1. Hasanudin (21)
Alamat: Villa Tangerang Indah RT 10/05, Kelurahan Gebang Raya, Priuk, Kota Tangerang.

2. Tommy Gunawan (36), karyawan swasta.
Alamat: Sindang Sari RT 03/02, Tanah Baru, Kota Bogor.

3. Darus Zaelani (40), sopir.
Alamat: Cibeureum RT 02/01, Cisarua. [A1]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: