Kamis Besok, DPRD Bogor Sahkan Perda DOB Botim

Kamis Besok, DPRD Bogor Sahkan Perda DOB Botim

Cibinong (RJ) – Rencananya Kamis (2/3/2017), DPRD Bogor akan menggelar Rapat Paripurna pengesahan revisi Peraturan Daerah (Perda) ) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2013-2018.

Salah satu aspirasi yang disahkan dalam perda tersebut, adalah menyangkut persetujuan pembentukan daerah otonom baru (DOB) Kabupaten Bogor Timur (Botim) terpisah dari kabupaten induknya Kabupaten Bogor.

Pengesahan Perda RPJMD Tahun 2013-2018 itu, dijadwalkan pada pukul 13.30 WIB di Gedung DPRD Kabupaten Bogor , Komplek Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor di Cibinong.

“Tidak ada masalah lagi, Kamis (2/3/2017) sudah diparipurnakan dari raperda menjadi perda. Pansus sudah mengkonsultasikan dengan Bamus soal tanggal yang tepat untuk penetapan agenda paripurna ini,” kata Junaedi, Samsudin, Anggota Komisi I DPRD Bogor.

Dia mengatakan, secara umum substansi raperda dianggap telah rampung dan layak untuk segera diterbitkan menjadi produk hukum yang sah. Menurut Enjun-sapaan akrabnya ini, pengesahan raperda perlu dikebut agar segera dimasukkan pada pembahasan APBD Perubahan 2017.

”Pelaksanaan isi raperda bisa berlaku secepatnya. Namun saat ini belum diketahui berapa anggaran yang dibutuhkan untuk melaksanakan pemekaran wilayah administrasi kajian pemekaran Bogor Timur,” katanya.

Selain masalah pemekaran, pengesahan Perda RPJMD 2013-2018 juga memuat perubahan UU dari UU 32 Tahun 2004 menjadi UU 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan adanya PP 18 tentang Perangkat Daerah terkait perubahan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru.

Camat Jonggol Beben Suhendar selaku inisiatif pembentukan DOB Kabupaten Botim mengajak masyarakat di tujuh kecamatan di wilayah Bogor Timur untuk menghadiri penetapan Perda RPJMD terkait pembentukan DOB Kabupaten Botim.

“Kamis, 2 Maret 2017 pukul 13.30 di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Komplek Pemda Cibinong. Jadilah saksi sejarah proses lahirnya DOB Botim,” ajak Beben.

Kepala Bappeda Kabupaten Bogor Syarifah Sopiah mengakui bahwa Pemkab Bogor sudah memberikan sinyal positif untuk melepas wilayah Bogor Timur menjadi wilayah mandiri. Hal ini diindikasikan dengan memasukkan pemekaran Bogor Timur ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2013-2018.

”Itu aspirasi masyarakat. Karena itu, Pemkab Bogor baik legislatif maupun eksekutif, memunculkan aspirasi itu dalam RPJMD. Kami susun aspirasi itu seperti apa, kami lihat dulu kajiannya. DPRD menyetujui, maka kajian sesuai prosedur,” kata Syarifah.

Rencananya, usai pengesahan Perda DOB Botim, masyarakat Bogor Timur akan menggelar tasyakuran akbar menyambut pintu emas menuju cita-cita DOB Bogor Timur di Cibinong. Wilayah Bogor Timur meliputi Kecamatan Jonggol, Sukamakmur, Cileungsi, Cariu, Tanjungsari, Gunung Putri dan Klapanunggal. Selain secara geografis memiliki cakupan wilayah yang luas, kawasan ini juga menyimpan potensi industri dan pariwisata. [A1]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: