Kajian Akademik Botim akan Dilakukan UI dan IPDN
Camat Jonggol Beben Suhendar dan anggota Presedium Bogor Timur usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor pengesahan RPJMD 2013-2018

Kajian Akademik Botim akan Dilakukan UI dan IPDN

Bogor (RJ) – Inisiator usulan pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) Kabupaten Bogor Timur (Botim) Beben Suhendar mengatakan, akan menggunakan dua perguruan tinggi untuk melakukan kajian akademik terhadap kelayakan Botim sebagai daerah otonom terpisah dari Kabupaten Bogor.

Kedua perguruan tinggi itu, yakni Universitas Indonesia (UI) dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

“Untuk kajian kita gunakan dua perguruan tinggi negeri, UI dan IPDN. Kita inginkan dua perguruan tinggi itu untuk melakukan kajian terhadap Bogor Timur,” kata Beben Suhendar baru-baru ini.

Beben berharap kajian tersebut bisa dilakukan paling lambat pada akhir Desember 2017 ini. Sehingga pada 2018 rekomendasi dari DPRD dan Bupati Kabupaten Bogor bisa diterbitkan.

“Prosedurnya kajian dulu selesai, baru persetujuan dan dari DPRD dan Bupati Bogor keluar,” katanya.

Camat Jonggol ini mengatakan, kajian akan memakan waktu kurang lebih 3-4 bulan, yang akan mengkaji mengenai berbagai potensi seperti industri, pariwisata, properti, pertanian dan lain-lain.

“Industri dari Bogor Timur saja saat ini sudah menyumbang 45 persen dari PAD Kabupaten Bogor. Saya kira dari kapasitas fiskalnya, Bogor Timur layak menjadi daerah otonom,” katanya.

Karena itu, kata Beben, pihaknya akan berusaha mempercepat agar kajian akademik bisa dilakukan secepatnya.

“Justru itu kita kebut untuk kajian biar secepatnya persetujuan Bupati dan DPRD keluar. Syukur-syukur tahun ini Bupati sudah kirim surat usulan ke Gubernur (Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, red),” tandas Beben.

Kabupaten Bogor Timur nantinya terdiri dari tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Jonggol, Sukamakmur, Cileungsi, Cariu, Tanjungsari, Gunung Putri dan Klapanunggal, serta 75 desa. Selain itu secara geografis memiliki cakupan wilayah yang luas, kawasan ini juga menyimpan potensi industri dan pariwisata. [A1]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: