Istana dari Batu, Kota Kuno di Arab Saudi yang Dibangun Masa Nabi Saleh
Istana Batu Madain Saleh, Kota Kuno di Arab Saudi yang dibangun pada masa Nabi Saleh AS

Istana dari Batu, Kota Kuno di Arab Saudi yang Dibangun Masa Nabi Saleh

Madina (RJ) – Mungkin, belum banyak yang tahu tentang Madain Saleh. Suatu kota kuno di Arab Saudi yang mirip Petra di Yordania. Di sana batu-batu dipahat menjadi istana!

Dilansir dari laman BBC Travel, Rabu (26/4/2017) Madain Saleh berlokasi di bagian utara Arab Saudi. Dari Madinah, butuh waktu sekitar 4 jam naik mobil ke sana. Total jaraknya mencapai 450-an kilometer.

Madain Saleh memang sering luput dari pantauan umat Muslim yang datang ke Arab Saudi untuk haji dan umrah. Jika bicara dari sejarah Islam, Madain Saleh merupakan tempat tinggal Kaum Tsamud di masa Nabi Saleh AS. Kaum Tsamud pun diazab oleh Tuhan, karena tidak mau beriman dan menolak ajaran Nabi Saleh.

Dalam kitab Al Quran juga dijelaskan tentang Kaum Tsamud. Merekalah kaum yang sangat cerdas, karena dapat membuat bangunan dengan memahat batu di tengah gurun pasir. Mereka juga pintar mengelola air dan pandai dalam berdagang menjual tembikar yang nilainya tinggi.

Selain itu, Suku Nabath pun seperti ditulis BBC Travel juga menghuni Madain Saleh pada 1000 tahun silam sebelum Masehi. Suku Nabath ini, usut punya usut mereka juga yang mendirikan Kota Petra di Yordania. Sehingga, arsitektur bangunan baik di Madain Saleh dan di Petra pun sama.

Madain Saleh punya luas hingga lebih dari 2.000 hektar. Total terdapat lebih dari 130 pahatan di sana baik berupa istana, tempat tinggal, prasasti hingga makam. Prasasti-prasasti di Madain Saleh ditulis dengan bahasa Aram, semacam bahasa kuno di kawasan Timur Tengah.

Madain Saleh lokasinya sangat strategis. Berada di bagian utara Arab Saudi, menjadikannya masuk dalam jalur perdagangan dari Makkah ke Madinah, lanjut ke Yordania dan sampai ke Mesir. Kota kuno ini pun terhitung modern di zamannya.

Pada tahun 100 Masehi, Kerajaan Romawi mengambil alih semua rute perdagangan sampai ke Timur Tengah. Pelan-pelan pula, Madain Saleh sudah kehilangan masa jayanya. Sampai, tamatlah riwayatnya dan ditinggalkan penduduknya.

Meski begitu, semua peninggalan bangunan-bangunan di Madain Saleh masih terjaga dengan sangat baik. Berbeda dengan Petra yang sudah banyak terkikis bangunannya, di Madain Saleh masih berdiri dengan gagah.

Hal tersebut disebabkan karena iklim di Madain Saleh yang tetap menjaga tiap bangunannya. Faktor lain, tidak adanya penduduk di sana, bahhkan penjaja suvenir seperti di Petra saja tidak ada, karena lokasinya jauh dan terpencil. Sehingga sedikit sekali yang menyentuh bangunan-bangunan di Madain Saleh.

Tahun 2008, Madain Saleh sudah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Beberapa operator tur di Arab Saudi yang menawarkan perjalanan ke sana seperti Haya Tour, Jawlah Tours dan Masawife. [A1]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: