Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor Kukuhkan Forum UMKM Jonggol
Pengukuhan Forum UMKM Kecamatan Jonggol dan penyerahan 30 IUMK kepada pelaku usaha di Jonggol

Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor Kukuhkan Forum UMKM Jonggol

Jonggol (RJ) – Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor mengukuhkan pendirian Forum Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kecamatan Jonggol, sekaligus menyerahkan 30 Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) kepada pelaku usaha atau wirausaha di Kecamatan Jonggol, salah satunya Oleh-oleh khas Jonggol Cake Campedak.  Nurjanah Yana dikukuhkan sebagai Ketua Forum UMKM Kecamatan Jonggol.

Pada kesempatan tersebut, hadir Abdul Azis, Kepala Bidang pada Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, Camat Jonggol Beben Suhendar, para kepala desa se-Jonggol, pengurus UMKM Jonggol dan 30 pelaku usaha yang meneruma IUMK.

Azis mengatakan, selama ini Jonggol tidak pernah mengikuti UMKM Kabupaten Bogor karena belum terbentuknya UMKM-nya.

“Tidak pernah ikut, ternyata UMKM-nya baru terbentuk. Mudah-mudahan dengan terbentuknya UMKM ini, UMKM di Jonggol akan lebih aktif lagi,” kata Azis di Jonggol, Rabu (1/2/2017).

Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor, lanjutnya, akan semakin gencar memberikan bimbingan teknis (Bimtek) kepada wirausaha menuju pelaku usaha mandiri yang mampu membuka lapangan pekerjaan.

“Untuk materi dalam bimtek nanti tentang desain Thinking, Kanvas Model Bisnis, Jejak Konsumen, Proses Kreatif, Jaringan Kreatif Kemitraan, Peta Empati, Sosio Technopreneurship, dan pengembangan produk,” kata Azis.

Azis menambahkan, UMKM diberikan tata cara menyusun rencana usaha tahunan dan menumbuhkan jiwa entrepreneur. Dan pelaku usaha harus mengedepankan standar mutu kesehatan, keamanaan dan keselamatan lingkungan dalam menjalankan usahanya. “Supaya produknya bisa bersaing dengan yang lain,” katanya.

Beben Suhendar, Camat Jonggol menyambut baik pengukuhan UMKM Jonggol dan penyerahan 30 IUMK kepada pelaku usaha di wilayahnya.

“Kita ucapkan terima dan apresiasi kepada Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor. Makanya, kita panggil para kepala desa se-Jonggol diundang ke kantor kecamatan untuk mengikuti sosialisasi ini. Kalau di Jonggol sekaramg sudah resmi ada UMKM,” kata Beben.

Karena itu, Beben meminta kepada para kepala desa di wilayah Kecamatan Jonggol mendorong warganya yang memiliki usaha untuk mengikuti UMKM.

“Kita ingin kepala desa meminta warganya yang memiliki usaha untuk gabung di UMKM. Kita akan bina usahanya agar maju,” katanya.

Beben menambahkan, telah menyiapkan lahan untuk gerai UMKM Jonggol, yang saat ini tengah dalam proses pembangunan. Namun, Beben belum mau membocorkan letak gerai UMKM Jonggol tersebut.

“Kita sudah siapkan gerainya UMKM-nya, ini sedang kita bangun. Kita Jonggol ingin memiliki oleh-oleh,” katanya.

Ketua Forum UMKM Jonggol Nurjanah Yana mengatakan, akan bersinergi dengan usaha-usaha di desa-desa di Jonggol yang belum terekspos agar bergabung dengan UMKM agar usahanya bisa lebih maju.

“Saya kira usaha-usaha yang belum terekspos banyak, ini akan kita rangkul agar bisa mendapatkan IUMK dan ijin-ijin lain. Nanti kita bantu apabila bergabung dengan UMKM,: kata Yana.

Ani Kurniasih (Ania) salah seorang penerima IUMK, yang memiliki usaha Oleh-oleh khas Jonggol Cake Campedak ini mengaku senang telah mendapatkan ijin tersebut.

“Di UMKM kita dibantu mendapatkan IUMK, nanti ijin halal dan PIRT juga akan dibantu. Kita minta masyarakat ikut UMKM dan sama-sama memajukan Jonggol,” kata Ania sapaan akrabnya.

Ania mengatakan, sengaja memilih usaha Cake Campedak karena Cempedak mudah didapatkan di Jonggol dan khas tanaman Jonggol.

“Saya lihat Jonggol itu belum memiliki oleh-oleh yang khas seperti Bogor ada Lapis Talas. Nah, saya lihat di Jonggol itu banyak Cempedak, kemudian saya berinovasi membuat Cake Campedak,” katanya.

Ia berharap agar Cake Campedak bisa besar seperti Lapis Talas Bogor, sehingga jika ke Jonggol akan mencari Cake Campedak. “Jadi kalau mau cari oleh-oleh di Jonggol, sudah ada Cake Campedak. Ini ciri khas, oleh-oleh Jonggol,” katanya. [A1]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: