Bangun Hotel Berbintang di Purwakarta Izinnya Cuma Satu Hari
Kota Purwakarta

Bangun Hotel Berbintang di Purwakarta Izinnya Cuma Satu Hari

Purwakarta (RJ) – Pemkab Purwakarta kini tengah mencari investor untuk membangun 3 hotel berbintang sebagai penunjang pariwisata di kota itu. Bahkan investor akan dimudahkan izin pembangunan hotel tersebut.

“Silakan (membangun hotel). Izin saya permudah, sehari selesai,” ujar Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi seperti dikutip dari detikcom.

Dedi mengatakan, saat ini sudah ada tiga izin hotel berbintang yang dikeluarkan oleh pemerintah. Hotel berbintang tersebut rencananya akan dibangun di beberapa titik dekat pusat kota yakni di daerah Cimaung, Sindangkasih, dan Cibungur.

Namun dari ketiga izin yang telah dikeluarkan pada tahun lalu itu belum satu pun hotel berbintang yang dibangun. Sehingga pemerintah masih memberi kesempatan untuk para investor mengajukan perizinan dan membuka hotel berbintang di kabupaten yang tersohor dengan panganan Sate Maranggi itu.

“Untuk kebutuhan (wisatawan) ya tiga atau lima hotel berbintang cukup. Karena setiap weekend hotel bintang sampai kelas melati di Purwakarta penuh. Banyak dari mereka yang pindah menginap di daerah lain,” katanya.

Disinggung soal syarat pembangunan hotel berbintang, Dedi menuturkan, hal tersebut diserahkan pada pihak investor. Pasalnya masing-masing pengelola sudah memiliki desain dan standarisasi tersendiri sehingga pemerintah tidak bisa terlibat terlalu dalam.

“(Hal) Terpenting pembangunan itu harus bisa menyesuaikan dengan lingkungan dan kearifan lokal,” ucapnya.

Sebelumnya Kabid Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan Purwakarta (Disporaparbud), Heri Anwar mengatakan, untuk mendukung program wisata Purwakarta Istimewa pihaknya masih membutuhkan beberapa hotel berbintang sebagai pelengkap.

Saat ini, kata Heri, jumlah wisatawan yang datang ke Kabupaten Purwakarta terus bertambah. Bahkan dia memprediksi jika Taman Air Mancur Sri Baduga sudah selesai di-upgrade maka jumlah wisatawan akan melonjak tajam.

Heri mengungkapkan, saat ini hanya ada dua hotel berbintang dan kurang dari 10 kelas melati di Purwakarta. “Kalau weekend itu (hotel) semua penuh. Jadi wisatawan banyak yang menginap di luar daerah seperti Bandung dan Karawang,” pungkas Heri. [A5]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: