Bandung Diguncang Bom Panci, satu Pelaku Dilumpuhkan
Kantor Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo Bandung tempat pelarian pelaku bom panci

Bandung Diguncang Bom Panci, satu Pelaku Dilumpuhkan

Bandung (RJ) – Ledakan keras terjadi di Jl Pandawa, kawasan Cicendo, Kota Bandung. Ledakan diduga berasal dari bom panci dilempar oleh pelaku yang kemudian melarikan diri ke kantor Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.

Polisi mengepung kantor Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung. Dalam pengepungan tersebut, ada suara letusan tembakan dari arah dalam dan luar gedung. Ada sekitar 5 polisi bersenjata laras panjang di lokasi.

Pelaku yang belum diketahui jumlahnya ini juga sempat melakukan perlawanan dengan menembak ke arah polisi dari lantai 2. Pengepungan di kantor Kelurahan Arjuna dimulai pukul 09.59 WIB.

Saat polisi berusaha masuk, pelaku melakukan perlawanan. Terdengar letusan tembakan dan ledakan sehingga polisi kembali menjauhi lokasi. “Pelaku masih di dalam, kita sedang berusaha menangkapnya,” ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Hendro Pandowo di Bandung, Senin (27/2/2017) .

Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan menyebut pelaku yang dikepung di kantor Kelurahan Arjuna, Cicendo, Bandung, sempat meledakkan bom panci. Setelah bom panci meledak, pelaku melarikan diri hingga akhirnya masuk ke kantor Kelurahan Arjuna.

“Diduga sebelum melarikan diri sempat meledakkan bom panci,” kata Irjen Anton.

Pelaku meledakkan bom panci di lapangan yang jaraknya sekitar 50 meter dari kantor Kelurahan Arjuna. “Low explosive,” sebut Anton soal daya ledak bom panci itu.

Anton mengatakan, pelaku menuntut pembebasan tahanan Densus 88. Namun belum diketahui siapa tahanan yang diminta dibebaskan tersebut. “Pelaku tuntut ingin membebaskan tahanan Densus,” ujarnya.

Pelaku bom panci itu, kata Anton, juga dipastikan membawa senjata api. “Ya, tadi terdengar letusan, kita tidak tahu laras pendek atau panjang,” katanya.

Polisi tampak memberikan imbauan melalui pengeras suara agar pelaku menyerahkan diri. Namun imbauan itu tidak digubris oleh pelaku. Pelaku akhirnya berhasil dilumpuhkan dalam keadaan luka-luka

“Pelaku dilumpuhkan dalam keadaan hidup. Terluka masih di dalam. Namun masih bernafas. Kita siap-siap melakukan evakuasi,” kata Kapolda Jawa Barat.

Namun, pelaku akhirnya meninggal dunia. Jasadnya telah di bawah ke RS Polri untuk keperluan proses autopsi.[A1]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: