Anggota DPRD Depok Diburu Polisi Terlibat Kasus Narkoba
Sabu-sabu

Anggota DPRD Depok Diburu Polisi Terlibat Kasus Narkoba

Depok (RJ) Anggota DPRD Depok berinisial ET tengah diburu polisi terkait dengan narkotika jenis sabu. Polisi pun menyita 2 paket sabu bekas pakai dari rumah ET. Polisi menangkap seorang wanita berinisial UM terkait dengan transaksi narkotika jenis sabu.

“Barang bukti yang disita dari dalam rumah anggota DPRD Depok inisial ET yaitu 2 bungkus plastik klip bening berisi sisa pakai sabu yang ditemukan dalam kotak kartu nama dan papan nama anggota DPRD pada lemari pakaian di kamar ET,” ucap Kasat Narkoba Polresta Depok Kompol Putu Cholis Aryana, Minggu (5/2/2017).

Selain itu, polisi menyita 1 pipet alat isap sabu yang ditemukan di dalam mobil di garasi rumah ET. Polisi juga menyita dompet berisi KTP milik ET dan buku rekening tabungan.

Kasus itu berawal dari penangkapan seorang wanita berinisial UM tak jauh dari rumah ET pada Sabtu (4/2/2017) kemarin malam. UM ditangkap setelah diintai polisi tengah melakukan transaksi sabu di teras rumah ET.

Namun, saat polisi menyambangi rumah ET, anggota DPRD Depok itu telah kabur melalui pintu belakang. Saat pemeriksaan awal, UM pun mengaku baru menyerahkan 1 paket sabu kepada ET.

“Awalnya para saksi mendapat informasi dari masyarakat bahwa di rumah anggota DPRD Depok inisial ET sering dijadikan tempat transaksi dan penyalahgunaan narkoba,” ucapnya.
Polisi lalu melakukan pengintaian di lokasi itu dan melihat UM berada di teras rumah ET. Saat itu, polisi mencurigai gerak-gerik UM, yang bertemu dengan ET di teras rumah.

“Setelah UM keluar dari rumah ET, selanjutnya petugas menghentikan dan memeriksa UM, yang kemudian mengakui bahwa UM baru saja menyerahkan 1 paket narkotika jenis sabu kepada ET,” ujar Putu.

Polisi lalu mendatangi rumah ET dan didapati ET tidak berada di rumah. Polisi pun melakukan penggeledahan dan menemukan 2 bungkus plastik berisi sabu dan 1 alat isap sabu.

Dari tangan UM, polisi juga menyita 4 bungkus plastik sabu dengan berat 2,8 gram dan 1 timbangan elektronik. Polisi pun membawa UM ke Mapolres Depok untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi kini telah menahan UM dan menjeratnya dengan Pasal 114 ayat 1 juncto Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. [A1]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: