Akhir Pekan lalu, Sekda Bogor Tinjau Beberapa Proyek Infrastruktur di Jonggol
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Adang Suptandar

Akhir Pekan lalu, Sekda Bogor Tinjau Beberapa Proyek Infrastruktur di Jonggol

Jonggol (RJ) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat, Adang Suptandar, kembali melakukan peninjauan ke beberapa lokasi pembangunan infrastrktur di Bumi Tegar Beriman, akhir pekan kemarin.

Adang meninjau beberapa proyek infrastruktur di Kecamatan Jonggol. Ditemani Camat Jonggol Beben Suhendar, Adang meninjau peningkatan Jalan masuk Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Jonggol, peningkatan Jalan Cipandan II, dan peningkatan Jalan Dayeuh-Sukamakmur.

Lokasi lain yang menjadi tujuan peninjauan kali ini, selain Kecamatan Jonggol adalah Kecamatan Citeureup dan beberapa kecamatan di wilayah Bogor timur, seperti Sukamakmur, Tanjungsari dan Cariu.

Adang bersama rombongan perwakilan dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), seperti Inspektorat, Dinas Bina Marga dan Pengairan, Dinas Komunikasi dan Informasi, serta beberapa SKPD lainnya yang menggunakan sepeda motor langsung menuju lokasi pertama, yaitu Jembatan Cikeas, Kecamatan Citereup yang menghubungkan jalan Tajur-Hambalang.

Di lokasi ini, Adang turun hingga ke bawah jembatan untuk benar-benar mengecek kualitas dan pengerjaannya yang sedang dilakukan. Selanjutnya, Adang bergegas menuju Jalan Leuwibilik-Cibadak, di Kecamatan Sukamakmur.

Di jalan yang sedang mengalami peningkatan tersebut, Adang berbincang dengan pihak ketiga yang sedang mengerjakan pengerjaan jalan tersebut. Adang menegaskan, agar pengerjaan jalan tersebut tidak dilakukan dengan asal-asalan, baik dari pengerjaannya maupun kualitas bahannya.

Hal tersebut dikarenakan agar masyarakat yang melintasi jalan tersebut bisa merasakan kenyamanan. Selain itu, dia juga memerintahkan agar Camat Sukamakmur beserta jajarannya untuk terus mengawasi pembangunan jalan tersebut.

“Saya tidak mau pengerjaan jalan dan seluruh jalan lain dikerjakan dengan asal-asalan. Saya akan pantau terus. Pak Camat dengan jajarannya, juga harus terus mengawasi pembangunan yang ada di wilayahnya, jangan sampai masyarakat malah terganggu, karena menjadi tidak nyaman,” tegas Adang.

Masih di Kecamatan Sukamakmur, Adang kembali bergegas menuju peningkatan jalan Cibadak-Sukamakmur. Di lokasi yang juga tempat terjadinya pergeseran tanah, beberapa tahun lalu ini, Sekda ingin pengerjaannya segera cepat diselesaikan, Karena rusaknya jalan tersebut benar-benar mengganggu aktivitas warga yang melewatinya.

Kemudian, Adang melanjutkan perjalanannya menuju Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Sukamakmur. Disambut oleh staf UPT Puskesmas yang sedang berjaga, Adang meninjau pengerjaan pemagaran Puskesmas yang berada tepat di samping Kec. Sukamakmur.

Selain itu, Adang juga melihat lokasi tanah yang mulai turun persis di belakang UPT Puskesmas tersebut. Dia memerintahkan Dinas Bina Marga dan Pengairan untuk membangun dinding penahan agar tanah tersebut tidak longsor dan membahayakan warga ataupun staf Puskesmas.

“Tolong pembangunan dinding penahan ini menjadi prioritas Bina Marga di tahun depan, ini bisa membahayakan masyarakat yang sedang ke Puskesmas ataupun para staf yang sedang bekerja,” pinta Adang.

Di Kecamatan Sukamakmur, Adang juga meninjau beberapa lokasi pembangunan lainnya, seperti pembangunan UPT Pendidikan, Peningkatana Jalan Gunung Batu-Warga Jaya, peningkatan jembatan Ciomas, Peningkatan Jaringan irigasi Cihawanjar-Cikupa, dan peningkatan Jalan Tanjungsari-Sukawangi.

Setelah meninjau wilayah Sukamakmur, dengan kondisi hujan, Adang bergerak menuju beberapa proyek pengerjaan di Kec. Tanjungsari. Lokasi pertama yang ditinjau yaitu, peningkatan Jalan Nyengcle-Gunung Batu, kemudian Adang menuju Jalan Pasir Tanjung-Nyengcle yang sedang dilakukan peningkatan dengan memakan biaya hampir 2 miliar.

Selanjutnya Adang meninjau pembangunan irigasi air yang terletak, di Komplek Pemakaman Heaven Memorial Park, dan peningkatan Jalan Tanjungrasa-Nyengcle. Kemudian, Adang menuju lokasi selanjutnya, di Jalan Lingkar Kota Cariu. Ia sempat menemui kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.

Kepada pekerja, Adang minta agar pengerjaan yang memakan biaya kurang lebih Rp3 miliar untuk dikerjakan secepatnya, mengingat batas waktu pengerjaannya tinggal sebentar lagi. Ia juga menegaskan kepada kontraktor agar tidak berlaku nakal dan curang.

Dia berharap, agar seluruh kontraktor yang sedang mengerjakan proyek pembangunan di Kab. Bogor untuk melakukan pekerjaannya dengan baik dan rapi.

“Saya melakukan peninjauan ini agar tidak ada lagi kontraktor yang nakal, karena mencari untung banyak, lalu mereka membangun asal-asalan, hal itu tidak boleh terjadi di sini,” terang Adang. [A4]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: