Ken Wyatt, Warga Aborijin Pertama yang Ditunjuk Menjadi Menteri
Anggota Parlemen dari Negara Bagian Australia Barat (WA), Ken Wyatt, akan menjadi warga Aborijin pertama yang dipromosikan menjadi anggota kabinet

Ken Wyatt, Warga Aborijin Pertama yang Ditunjuk Menjadi Menteri

Canberra (RJ) – Anggota Parlemen dari Negara Bagian Australia Barat (WA), Ken Wyatt, akan menjadi warga Aborijin pertama yang dipromosikan menjadi anggota kabinet, sebagai bagian dari perombakan yang dilakukan oleh Perdana Menteri Malcolm Turnbull.

Ken Wyatt yang merupakan warga Aborijin pertama yang terpilih menjadi anggota Parlemen Australia pada tahun 2010 ini akan menduduki posisi sebagai Menteri Pelayanan Lanjut Usia dan Kesehatan Aborijin. PM Turnbull mengatakan, anggota Parlemen dari daerah pemilihan Hasluck ini merupakan sosok yang ideal untuk memimpin kedua kementerian tersebut mengingat rekam jejak pengalamannya dalam pelayanan publik.

“Karena Ken Wyatt merupakan warga Aborijin pertama yang terpilih menjadi anggota Parlemen Federal dan orang pertama yang ditunjuk menjadi eksekutif Pemerintahan Persemakmuran, dia sekarang menjadi orang Aborijin pertama yang duduk di kementerian Persemakmuran,” kata PM Turnbull.

“Pengetahuan dan pengalamannya yang mendalam sebagai pegawai negeri senior di bidang Kesehatan warga Aborijin, digabungkan dengan kerjanya sebagai wakil menteri di kementerian ini, menjadikannya menteri yang ideal untuk sektor ini,”

Perombakan kabinet ini dipicu oleh mundurnya mantan Menteri Kesehatan Sussan Ley, menyusul terungkapnya skandal penggunaan anggaran Parlemen. Di media sosial, Wyatt mengatakan, dirinya merasa sangat tersanjung karena dipromosikan menjadi menteri.

Sebelum memasuki dunia politik, Ken Wyatt merupakan Direktur Kesehatan Aborijin untuk Departemen Kesehatan Negara Bagian New South Wales dan Australia Barat. Dia mendukung PM Turnbull mengambil alih jabatan perdana menteri tapi dia mengakui perhatian dan dorongan yang telah dilakukan oleh Tony Abbott untuk urusan masyarakat Aborijin.

Wyatt merupakan satu dari lima warga Aborijin yang menjadi politisi federal dan mengatakan meningkatnya perwakilan warga Aborijin merupakan salah satu dari sorotan utamanya untuk tahun 2016.

“Ini menunjukan bahwa kami mampu melakukan apapun,” katanya kepada ABC.

“Tak masalah di mana kami berada kami bisa bercita-cita hingga ke tingkat yang lebih tinggi dari Parlemen Australia.”

Ken Wyatt juga mengkritik desakan dari dalam Partai Liberal untuk melakukan amandemen terhadap pasal 18C dari UU Diskriminasi Rasial.

Dalam konferensi Partai Liberal di Australia Barat bulan Februari tahun lalu, dia mengatakan, bukan hanya populasi Aborijin saja yang akan menderita jika pasal 18C dihapuskan sama sekali.

“Saya akan bertanya apakah kita sudah mempertimbangkan dengan serius usulan ini karena efek samping dari usulan ini tidak hanya dirasakan oleh warga Aborijin saja,”

“Tapi efek sampingnya akan jauh lebih banyak dirasakan di kelompok-kelompok yang lebih luas yang akan merespon hal itu kepada kita.”

Greg Hunt, yang digeser posisinya dari Menteri Industri menjadi Menteri Kesehatan pada Rabu (18/1/2017), mengatakan, penujukan Ken Wyatt merupakan momen penting bagi seluruh warga Australia.

“Kami memiliki sosok yang luar biasa tapi soal keragaman, saat ini Ken Wyatt baru saja ditunjuk sebagai menteri pertama dari warga Aborijin dan ini merupakan momen penting bagi seluruh warga Australia.”

“Ini momen yang sudah lama tertunda. Tapi akhirnya terwujud juga. Dia akan sangat bagus.”

Greg Hunt mengambil alih Kementerian Industri, inovasi dan sains dari Christopher Pyne bulan Juli lalu, mengakhiri hampir satu dekade perannya di Kementerian Lingkungan.

Dia mengatakan, promosinya ini merupakan sebuah momen besar dan penting bagi seluruh warga Australia dan sesuatu yang layak dirayakan dan di mana seluruh warga Australia harusnya berbangga.

Kabinet baru ini akan diambil sumpah jabatannya pada Selasa (24/1/2017) mendatang di Gedung Parlemen di Canberra. [A2]

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: