30 Ribu Warga Bogor Jalan Kaki ke Monas Ikut Aksi 212
Aksi jalan kaki warga Bogor menuju Jakarta untuk mengikuti aksi 212 di Monas Jakarta

30 Ribu Warga Bogor Jalan Kaki ke Monas Ikut Aksi 212

Bogor (RJ) – Sebanyak 30 ribu warga Bogor melakukan Aksi long march 2 Desember (212) jalan kaki menuju Monas, Jakarta. Mereka berjalan kaki sejauh 57 kilometer dari Masjid Raya Bogor ke Monas.

”Kurang lebih 30.000 peserta (ikut long march, Red),” ujar Fitrah, Koordinator Medis dan Logistik Posko Jakarta GNPF MUI Bogor Raya, Rabu (30/12/2016).

Massa GNPF MUI Bogor mulai aksi jalan kaki menuju Monas dimulai pukul 09.00 WIB hari ini. Perjalanan yang tempuh kurang lebih 9-10 jam dan diperkiran sampai Jakarta pada malam hari.

Para peserta dari Bogor mengambil rute terpendek. Dari Masjid Raya Bogor, mereka menuju Depok melewati kawasan Cibinong dan Jalan Margonda. Kemudian ke Jalan Raya Pasar Minggu melewati Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, yang nantinya akan tembus di Menteng dan Monas.

“Ini merupakan hasil musyawarah ormas, DKM (dewan keluarga masjid), mahasiswa dan seluruh komponen umat Islam se Bogor Raya,” terangnya.

Ulama Bogor, Habib Hasan, menyebut keseluruhan peserta Aksi Bela Islam Jilid III asal Bogor mencapai puluhan ribu orang. Bahkan menurutnya, sejumlah ulama dan habib sudah berangkat tadi malam hendak mengawali aksi dengan berziarah bersama di Jakarta.

“Yang pasti, 20 ribu massa merupakan seluruh lapisan masyarakat dari pesantren dan lainnya, karena ini merupakan aksi damai,” sebut pimpinan pondok pesantren Nurul Fata Bogor ini.

Sementara menurut Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bogor, Adam Ibrahih, ada sekitar 50 bus yang disiapkan bagi para peserta aksi. Bus-bus itu mulai disiapkan malam nanti, di depan Masjid Raya, bilangan Padjajaran.

“Total mungkin sekitar sepuluh sampai 15 ribu orang yang bisa terangkut bus,” ujarnya kepada wartawan.

Sebelumnya Adam sudah mengusahakan 100 unit bus pengangkut. Namun hingga kemarin, hanya tersedia 50 unit saja. Sehingga sebagian massa diarahkan menggunakan moda transportasi lain seperti KRL, atau bersama massa lainnya berjalan kaki.

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bogor Raya, Ustaz Iyus Khaerunnas, membenarkan hal itu. Ada sebanyak 3.000 orang yang akan berjalan kaki menuju Jakarta.

Ustaz Iyus menyebut aksi ini bagian dari syiar Islam, serta menunjukkan solidaritas dan kepedulian umat Islam akan ukhuwah dengan rasa senasib sepenanggungan. “Menunjukkan persatuan umat Islam,” katanya.

Sedangkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Badan Sosialisasi Lintas Agama (Basolia) Kota Bogor, Arifin Himawan, mengingatkan bahwa aksi 212 merupakan aksi damai dan doa bersama yang disepakati berbagai pihak, termasuk MUI, TNI-Polri dan Pemerintah.

“Kita mendoakan di Kota Bogor, untuk aksi doa bersama bisa berjalan dengan baik dan jadikan Indonesia lebih baik,” katanya. [A4]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

%d blogger menyukai ini: